Tebar Kebohongan ala Penguasa

“2 tahun mengembalikan modal kampanye, 2 tahun berupaya memperbaiki citra buruk yang terbangun, dan sisa satu tahun adalah untuk persiapan pemilu berikutnya.”

Begitulah satu kalimat yang pernah saya dengar dari salah seorang tokoh politik. Tampaknya adalah sebuah hal yang wajar jika pada akhirnya rakyat-lah yang selalu menjadi korban dalam proses hidup ber-de-mo-kra-si ini.

Seiring semakin dekatnya pemilu presiden 8 juli nanti, masing-masing capres berupaya untuk meyakinkan rakyat.

Bisa kalian lihat sendiri di televisi (hore, akhirnya gue bisa nonton tv!), ada yang berjanji-janji lewat sebuah program diskusi dTV-One, ada pula yang berupaya mengorek-ngorek “prestasi” yang “katanya” telah berhasil dicapainya:

BBM Turun Tiga Kali.. tiga Kali.. tiga kali..

Ya, hebad, benar.. anda tentu bisa memahami yang saya maksud.

dengan membawa “hasil prestasi”nya, beliau maju pada pilpres 8 juli nanti.

Benarkah apa yang digembar-gemborkannya adalah sebuah prestasi??

It’s Show Time !

Masih ingat alasan harga BBM dinaikkan SBY? Ho’oh ! Harga Minyak Dunia naik katanya!

Beberapa waktu kemudian harga minyak dunia turun,

kalo alasan harga BBM naik kemaren adalah karena harga minyak dunia naik, bukankah wajar jika minyak dunia turun, pemerintah HARUS MENURUNKAN pula harga BBM dalam negri?

KALO GAK, ARTINYA SBY PEMBOHONG !

Lalu inikah yang digembar-gemborkan menjadi sebuah prestasi?

Yang Pantas dibilang prestasi: JIKA SAAT HARGA MINYAK DUNIA NAIK, HARGA BBM DALAM NEGERI GRATIS !

Saya bukanlah orang yang anti SBY, bukan pula orang yang pro SBY.

Saya hanya berupaya menunjukkan, inilah sebuah permainan kata-kata oleh penguasa. Yang berupaya memanfaatkan penderitaan rakyatnya untuk membangun sebuah citra positif.

Coba cermati fakta berikut:

Tahun 2004, harga minyak mentah dunia sekitar $ 36,05/barel >> Harga BBM: Rp 1.955/liter.

Nah, ketika masa SBY, harga minyak mentah dunia naik hingga $ 60/barel >> Harga BBM melonjak dinaikkan menjadi: Rp 6000/liter.

TAPI, ketika harga miyak mentah dunia turun kembali menjadi $ 40/barel(MENDEKATI HARGA MINYAK DUNIA PADA TAHUN 2004), harga BBM jenis premium HANYA TURUN sampai Rp 4.500/liter !(Sumber: Media Umat Edisi 13, 22 Mei-4 Juni)

Masih jauh dibandingkan harga BBM pada tahun 2004 !

Padahal Pemerintah mengklaim telah menurunkan harga BBM TIGA KALI !

Inikah yang layak disebut sebuah prestasi ??

Bahkan kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa penurunan harga BBM tiga kali itu tak berpengaruh banyak terhadap harga kebutuhan pokok lainnya.

Ongkos angkutan umum juga tak turun seberapa banyak.

Dibandingkan negara lain seperti Malaysia dan Filipin yang telah menurunkan harga BBM LIMA KALI, apa yang dilakukan oleh Pemerintahan SBY-JK tidaklah berarti.

Inikah yang layak disebut sebuah prestasi ??

Inilah sebuah kebohongan ala demokrasi !

Inilah sebuah pembodohan seorang pemimpin terhadap rakyat-rakyatnya !

Lupakah pemimpin negeri ini akan ancaman Rasulullah terhadap pemimpin yang berani menipu rakyatnya?

Tidaklah seorang hamba yang diserahi Allah memelihara dan mengurus (kepentingan) rakyat lalu meninggal, sementara ia menipu rakyatnya, kecuali allah mengharamkan atasnya surga.” [H.R Muslim, dan Ad-Darimi]

Astaghfirullah..

Tidaklah salah jika telah lama silam, seorang Umar bin Abdul Aziz sangat takut ketika ditawari jabatan sebagai seorang khalifah, karena takut diminta pertanggung jwaban kelak.

Komunisme bisa tegak karena adanya sebuah negara yang mengembannya.

Kapitalisme juga bisa tegak karena ada negara yang mengembannya.

Demokrasi hanya akan melahirkan pemimpin yang selalu mengorbankan rakyat,

Solusi itu telah ada dhadapan kita semua.

Islam dgan syariahNYA..

Yang tentunya juga akan bisa tegak seandainya ada negara yang mengembannya..

–Mana Yang Kau Pilih?–

2 Tanggapan to “Tebar Kebohongan ala Penguasa”

  1. assalamu alaikum wr. wb.

    alhamdulilah…
    Selamat akhirnya golput berhasil memenangkan jumlah suara terbanyak!
    Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Partai Golput,
    baik yang dengan penuh kesadaran dan keikhlasan maupun yang tidak.
    Lho, maksudnya? Ga Nyambung & Ga Jelas? :-\

    Sudah saatnya kita ganti sistem!
    Sistem yang lebih “pro rakyat” dan lebih “berbudi”…
    Ayo kita ganti secepatnya, “lebih cepat lebih baik”…
    Mari kita “lanjutkan” perjuangan dakwah untuk menegakkannya!
    Sistem Islam, petunjuk dari Sang Maha Pencipta!

    Lihatlah dengan hati dan fikiran yang jernih!
    Aturan Sang Maha Pencipta diinjak-injak
    dan diganti dengan aturan yang dibuat seenak udelnya!
    Dan lihat akibatnya saat ini, telah nampak kerusakan
    yang ditimbulkan oleh sistem sekulerisme dan turunannya
    (seperti: kapitalisme, sosialisme, demokrasi, dsb) di depan mata kita!

    Banyak anak terlantar gara2 putus sekolah.
    Banyak warga sekarat gara2 sulit berobat.
    Banyak orang lupa gara2 ngejar2 dunia.
    Dan banyak lagi masalah yang terjadi gara2 manusia nurutin hawa nafsunya.

    Lihat saja buktinya di
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/05/12/kemungkaran-marak-akibat-syariah-tidak-tegak/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alwaie/
    http://hizbut-tahrir.or.id/category/alislam/
    dan banyak lagi bukti nyata yang ada di sekitar kita!

    Untuk itu, sekali lagi saya mohon kepada semua pihak
    agar segera sadar akan kondisi yang sekarang ini…
    dan berkenan untuk membantu perjuangan kami
    dalam membentuk masyarakat dan negeri yang lebih baik,
    untuk menghancurkan semua bentuk penjajahan dan perbudakan
    yang dilakukan oleh manusia (makhluk),
    dan membebaskan rakyat untuk mengabdi hanya kepada Sang Maha Pencipta.

    Mari kita bangkit untuk menerapkan Islam!
    secara sempurna dan menyeluruh.
    mulai dari diri sendiri.
    mulai dari yang sederhana.
    dan mulai dari sekarang.

    Islam akan tetap berlaku hingga akhir masa!
    Dan Islam akan menerangi dunia dengan cahaya kemenangan!
    Mohon maaf apabila ada perkataan yang kurang berkenan (-_-)
    terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.

    wassalamu alaikum wr. wb.

    • “Anda golput berarti bersikap apatis terhadap politik dan tak mau turut andil untuk perubahan !”

      Begitulah statement yang sering terdengar,

      Bagi saya, perubahan hanya akan terjadi jika negeri ini MENGGANTI SISTEM. Sebab, itulah pangkal masalahnya.
      Pemilu hanya akan melahirkan perubahan pemimpin, BUKAN SISTEM. Sehingga pemilu tak lain dan tak bukan hanya harapan semu bagi perubahan yang lebih baik untuk negeri ini.

      Golput memang bukan jalan terbaik, namun jika memang perubahan juga tidak akan terwujud dengan mengganti pemimpin semata, lalu apa yang salah?
      Ini juga perwujudan dari pertanggung jawaban kita kelak terkait haramnya memilih pemimpin yang akan menerapkan hukum bukan Islam.
      Silakan lihat di sini:
      https://invisibleguns.wordpress.com/2009/07/01/hukum-pemilu-legislatif-dan-presiden/

      Salam akhi dir88gun2 !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: